Followers
Sunday, 16 October 2022
QANA'AH
Pengertian Qana’ah
Arti Qanaah adalah suatu sikap yang rela menerima dan selalu merasa cukup dengan hasil yang sudah diusahakan serta menjauhkan diri dari rasa tidak puas juga perasaan kurang. Dan seseorang bisa disebut bersifat qonaah apabila memiliki pendirian dengan apa yang telah diperoleh atau bersyukur atas yang ada pada dirinya karena semua adalah kehendak Allah.
Pendeknya dengan qona’ah ini kita akan lebih bersyukur dengan yang telah Allah tetapkan kepada kita. Balasan dari Allah untuk mereka yang bersikap qonaah selama di bumi yaitu kita akan merasakan kehidupan di dunia ini dengan lebih baik lagi. Sebagaimana Allah Subhanahu wata’ala telah berfirma dalam suarat An-Nahal:97
مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً ۖ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.
Sikap Qana’ah
Setelah dijelaskan bahwa qana’ah merupakan sikap ridho menerima dan merasa cukup terhadap hasil yang telah diusahkannnya serta menjaukan diri dari rasa tidak puas serta perasaan kurang. Meskipun demikian, orang yang memiliki sikap qa’naah tidak berarti serta merta menerima nasib begitu saja tanpa ikhtiar.
Seorang Muslim kaya bisa saja memiliki harta berlimpah. Namun bukan untuk menumpuk kekayaannya tersebut. Tetapi kekayaan yang dimilikinya di dunia dibatasi dengan rambu-rambu yang telah Allah dan RasulNya tetapkan. Dari mulai dari mana dia mendapatkan, untuk apa harta tersebut dia pergunakan dan semisalnya.
Dengan demikian segala yang dimilikinya tidak pernah melalaikann dari mengingat Sang Maha Kaya, Justru kekayaannya menambah qana’ahnya juga mempertebal rasa syukurnya. Maka hendaklah dalam urusan dunia kita melihat orang yang berada di bawah kita. Sebaliknya untuk urusan Akhirat kita melihat orang yang diatas kita. Sebagaimana telah Rasulullah salallahu ‘alaihi wa salam sabdakan dalam sebuah hadits.
عن ابى هريرة رضى الله عنه : قال رسول الله صلى الله عليه و سلم. انظروا الى من اسفل منكم, ولا تنظروا الى من هو فوقكم فهو اجدر ان لا تزدروا نعمة الله عليكم. (متفق عليه)
Artinya; “Lihatlah orang yang di bawah kalian dan janganlah melihat orang di atas kalian, karena yang demikian itu lebih layak bagi kalian agar kalian tidak memandang hina nikmat Allah yang dilimpahkan kepada kalian.” (Muttafaqun Alaih)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
kerja baru
dapat kerja baru..nak pergi atau tidak..bole penin juga nak putuskan.. mulalah mengira berapa untung rugi pergi..atau tak pergi.. dari gaji ...
-
3.7.2017 Monday(9 Syawal 1438H) I`m 30 weeks and 6 days pregnant. I can't wait to meet my little baby of mine! The s...
-
HANA dan pelajar seusia nya bacaan Hafazan surah ALKAHFI ayat 1 ~10 #5Y #APC SETIA TROPIKA respect your teacher & elders.. be e...
-
29 Syawal 1437H besamaan 3 August 2016 - SALAM KEMAAFAN ZAHIR BATIN Alhamdulillah kita telah melepasi sebulan ramadan dan hari ini adalah...
No comments:
Post a Comment