Surah An-Naba’
Jump to navigationJump to search
Surah An-Naba’ (
Arab:
النّبا , "Berita Besar") adalah
surah ke-78 dalam
al-Qur'an. Surah ini tergolong surah
Makkiyah, terdiri atas 40 ayat. Dinamakan An Naba’ yang berarti
berita besar di ambil dari kata An Naba´ yang terdapat pada ayat 2 surat ini. Dinamai juga
Amma yatasaa aluun diambil dari perkataan
Amma yatasaa aluun yang terdapat pada ayat 1 surat ini
6 Oktober ‘2018
Anak umi 5 tahun terlalu banyak perkara yang
sudah dia alami,
Pembesaran dilalui dgn kehidupan seharian
..pembelajaran..pengetahuan..dan sebagainya
Kalau cerita pembelajaran di usia hana 4 tahun
dia Berjaya hafal 21 surah, kali ni apa pula pencapaian
dia diusia 5 tahun yaa
Ya...Untuk awal tahun ini hana disekolah telah diajar
untuk
Membaca dan menghafal surah 22 ayat dari surah An-Naba.
Dan pada bulan 9 dalam proses cuba membaca dan menghafal 10 ayat pertama dan
10 ayat
terakhir dari surah Al-Kahfi pula (nanti klu dah hafal umi upload). Semoga dipermudahkan.
‘’’hana pula ajar umi huhu..ish malu pula dgn hana
sebab umi pun tak hafal sangat...
Surah Alkahfi ini panjang..mereka akan membuat
persembahan
Hafazan surah ini di upacara akhir tahun di bangunan
tabung haji nanti.
Dari segi kelakuan ...hana cepat matang. Mungkin
sebab dia ada adik.
Dia seorang kakak yang penyayang sentiasa jaga
adik..mengalah degan adik.
walaupun adik selalu gigt dia. Selalu ketepikan
perasaan dia demi adik.
Dalam proses pembelajaran ..Hari ini umi test Arrisa
hana baca buku bahasa melayu...
Buku suku kata ...Alhamdulillah da pandai baca ..tengok terus sebut setiap perkataan.
Untuk pelajaran matematik pula..hana masih
lemah kena usaha lagi.
Sains dan jom amal paling ok.. dia seronok..suka
ya buat experiment
Umi sentiasan doakan hana Berjaya dunia akhirat
dan sentiasa dibawah
Lindungan Allah. BE GOOD ..TAKE CARE ..BE KIND.
Surat An-Naba´ Ayat 1-40
Tentang apakah mereka saling bertanya-tanya?
Tentang berita yang besar,
yang mereka perselisihkan tentang ini.
Sekali-kali tidak; kelak mereka akan mengetahui,
kemudian sekali-kali tidak; kelak mereka mengetahui.
Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan?,
dan gunung-gunung sebagai pasak?,
dan Kami jadikan kamu berpasang-pasangan,
dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat,
dan Kami jadikan malam sebagai pakaian,
dan Kami jadikan siang untuk mencari penghidupan,
dan Kami bina di atas kamu tujuh buah (langit) yang kokoh,
dan Kami jadikan pelita yang amat terang (matahari),
dan Kami turunkan dari awan air yang banyak tercurah,
supaya Kami tumbuhkan dengan air itu biji-bijian dan tumbuh-tumbuhan,
dan kebun-kebun yang lebat?
Sesungguhnya Hari Keputusan adalah suatu waktu yang ditetapkan,
yaitu hari (yang pada waktu itu) ditiup sangkakala lalu kamu datang berkelompok-kelompok,
dan dibukalah langit, maka terdapatlah beberapa pintu,
dan dijalankanlah gunung-gunung maka menjadi fatamorganalah ia.
Sesungguhnya neraka Jahannam itu (padanya) ada tempat pengintai,
lagi menjadi tempat kembali bagi orang-orang yang melampaui batas,
mereka tinggal di dalamnya berabad-abad lamanya,
mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman,
selain air yang mendidih dan nanah,
sebagai pambalasan yang setimpal.
Sesungguhnya mereka tidak berharap (takut) kepada hisab,
dan mereka mendustakan ayat-ayat Kami dengan sesungguh-sungguhnya.
Dan segala sesuatu telah Kami catat dalam suatu kitab.
Karena itu rasakanlah. Dan Kami sekali-kali tidak akan menambah kepada kamu selain daripada azab.
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa mendapat kemenangan,
(yaitu) kebun-kebun dan buah anggur,
dan gadis-gadis remaja yang sebaya,
dan gelas-gelas yang penuh (berisi minuman).
Di dalamnya mereka tidak mendengar perkataan yang sia-sia dan tidak (pula) perkataan dusta.
Sebagai pembalasan dari Tuhanmu dan pemberian yang cukup banyak,
Tuhan Yang memelihara langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya; Yang Maha Pemurah. Mereka tidak dapat berbicara dengan Dia.
Pada hari, ketika ruh dan para malaikat berdiri bershaf-shaf, mereka tidak berkata-kata, kecuali siapa yang telah diberi izin kepadanya oleh Tuhan Yang Maha Pemurah; dan ia mengucapkan kata yang benar.
Itulah hari yang pasti terjadi. Maka barangsiapa yang menghendaki, niscaya ia menempuh jalan kembali kepada Tuhannya.
Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kepadamu (hai orang kafir) siksa yang dekat, pada hari manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya; dan orang kafir berkata: “Alangkah baiknya sekiranya aku dahulu adalah tanah”.