Year 2018, My cute pie Hana 5y already.
She just continue her preschool at APC- AL-Baghdadi like
previous.
It so many improvement from hana...especially her discipline.
Time flies so fast...she grow up with are beautiful life as
her deserve it.
Like year she excited going to
school, never cry enter to her class.
She are happy girl...very independent , even sometime like a cookies...grrrr
Day to day she show up the character as a big sister, as
a daughter, as granddaughter
That are miracle from Allah, at 4year old she can pray by her own
self,
she can read clearly all step in 'rukun sembahyang'
she hafaz Surah Al-fatihah,
surah An-Nas, surah Al-Falaq, surah Al-Ikhlas, surahA-Kafirun,
surah Qursi, surah Qariah, surah Al-Zalzalah, surah Al-Adiat and in progress to be hafaz next surah Annaba & Al-kahfi.
Am proud she can read, even for for little word...
and can write her name and family name too..
she can read clearly all step in 'rukun sembahyang'
she hafaz Surah Al-fatihah,
surah An-Nas, surah Al-Falaq, surah Al-Ikhlas, surahA-Kafirun,
surah Qursi, surah Qariah, surah Al-Zalzalah, surah Al-Adiat and in progress to be hafaz next surah Annaba & Al-kahfi.
Am proud she can read, even for for little word...
and can write her name and family name too..
Syukur Alhamdulillah, congrat to hana....
auuchh am so
touching about these huhu am cry too.
As a parent, Time to
time always remind her must to be Solehah..
be Good..be Clever..be Kind..be Nice..be Great too.
My pray always wish you in Allah protection,
May your success
on Dunia & Akhirat. InshaAllah.
Umi & Baba pot pet pot with little bit angry because of we SAYANG Hana.
#loveAllah
#onlyoneumi
#imahanayraidil#loveforever
#indahnyakebahagiaanini
Surah Al-Qari'ah - سُوۡرَةُ القَارعَة
Surah 101: Surah Qiamat Yang Menggemparkan
بِسۡمِ ٱللهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
ٱلۡقَارِعَةُ (١) مَا ٱلۡقَارِعَةُ (٢) وَمَآ أَدۡرَٮٰكَ مَا ٱلۡقَارِعَةُ (٣) يَوۡمَ يَكُونُ ٱلنَّاسُ ڪَٱلۡفَرَاشِ ٱلۡمَبۡثُوثِ (٤) وَتَكُونُ ٱلۡجِبَالُ ڪَٱلۡعِهۡنِ ٱلۡمَنفُوشِ (٥) فَأَمَّا مَن ثَقُلَتۡ مَوَٲزِينُهُ ۥ (٦) فَهُوَ فِى عِيشَةٍ۬ رَّاضِيَةٍ۬ (٧) وَأَمَّا مَنۡ خَفَّتۡ مَوَٲزِينُهُ ۥ (٨) فَأُمُّهُ ۥ هَاوِيَةٌ۬ (٩) وَمَآ أَدۡرَٮٰكَ مَا هِيَهۡ (١٠) نَارٌ حَامِيَةُۢ (١١)
“Hari Qiamat yang amat menggemparkan (1). Apakah Hari Qiamat yang amat menggemparkan itu ? (2).Dan tahukah engkau apakah Hari Qiamat yang amat menggemparkan itu ? (3).Pada hari itu, manusia seperti kelkatu yang terbang bertempiaran (4).Dan gunung-ganang (berterbangan) seperti bulu-bulu yang dibusarkan (5).Barang siapa yang berat timbangan amalan (kebaikan) nya (6).Maka ia (akan ditempatkan) dalam kehidupan yang senang-lenang (di syurga) (7).Dan barang siapa yang ringan timbangan amalan (kebaikan) nya (8).Maka tempat kembalinya ialah Neraka Hawiyah (9).Dan tahukah engkau apakah Neraka Hawiyah itu ? (10).Itulah Neraka yang apinya sangat panas dan pijar (11).”
Latar-belakang surah
Surah ini adalah surah Makiyyah. Ia adalah surah berkenaan aqidah, yakni keyakinan kepada perkara-perkara sam'iyat (Hari Akhirat). Al-Qari'ah adalah merupakan salah-satu nama hari Qiamat.
Dinamakan surah al-Qari'ah kerana pada permulaan surah ini, Allah mencetuskan rasa gerun dan takut tentang hari Qiamat. Kata-kata al-Qari'ah menyarankan makna bunyi ledakan yang menggemparkan dan menggentarkan hati dengan peristiwa-peristiwa yang dahsyat. Ia mengetuk dan dan menggugah hati manusia agar takut menghadapi hari Qiyamat. Ia merupakan suatu peringatan dan berita gerun yang tidak ada tolok bandingnya. Kata Muqatil.”Sesungguhnya surah ini memberi ancaman terhadap musuh-musuh Allah dengan azab. Adapun para auliya'Nya, mereka menikmati ketenteraman hati menghadapinya”.
Lafaz al-Qari'ah, bunyinya serta semua hurufnya turun memberi bayangan yang selaras dengan kesan-kesan Qiamat yang berlaku. Lafaz al-Qari'ah adalah sama dengan nama-nama Qiamat yang lain sepertiAs-Saakhkhah, al-Haqqah, dan al-Ghaasyiyah.
بِسۡمِ ٱللهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
ٱلۡقَارِعَةُ (١) مَا ٱلۡقَارِعَةُ (٢) وَمَآ أَدۡرَٮٰكَ مَا ٱلۡقَارِعَةُ (٣) يَوۡمَ يَكُونُ ٱلنَّاسُ ڪَٱلۡفَرَاشِ ٱلۡمَبۡثُوثِ (٤) وَتَكُونُ ٱلۡجِبَالُ ڪَٱلۡعِهۡنِ ٱلۡمَنفُوشِ (٥) فَأَمَّا مَن ثَقُلَتۡ مَوَٲزِينُهُ ۥ (٦) فَهُوَ فِى عِيشَةٍ۬ رَّاضِيَةٍ۬ (٧) وَأَمَّا مَنۡ خَفَّتۡ مَوَٲزِينُهُ ۥ (٨) فَأُمُّهُ ۥ هَاوِيَةٌ۬ (٩) وَمَآ أَدۡرَٮٰكَ مَا هِيَهۡ (١٠) نَارٌ حَامِيَةُۢ (١١)
“Hari Qiamat yang amat menggemparkan (1). Apakah Hari Qiamat yang amat menggemparkan itu ? (2).Dan tahukah engkau apakah Hari Qiamat yang amat menggemparkan itu ? (3).Pada hari itu, manusia seperti kelkatu yang terbang bertempiaran (4).Dan gunung-ganang (berterbangan) seperti bulu-bulu yang dibusarkan (5).Barang siapa yang berat timbangan amalan (kebaikan) nya (6).Maka ia (akan ditempatkan) dalam kehidupan yang senang-lenang (di syurga) (7).Dan barang siapa yang ringan timbangan amalan (kebaikan) nya (8).Maka tempat kembalinya ialah Neraka Hawiyah (9).Dan tahukah engkau apakah Neraka Hawiyah itu ? (10).Itulah Neraka yang apinya sangat panas dan pijar (11).”
Latar-belakang surah
Surah ini adalah surah Makiyyah. Ia adalah surah berkenaan aqidah, yakni keyakinan kepada perkara-perkara sam'iyat (Hari Akhirat). Al-Qari'ah adalah merupakan salah-satu nama hari Qiamat.
Dinamakan surah al-Qari'ah kerana pada permulaan surah ini, Allah mencetuskan rasa gerun dan takut tentang hari Qiamat. Kata-kata al-Qari'ah menyarankan makna bunyi ledakan yang menggemparkan dan menggentarkan hati dengan peristiwa-peristiwa yang dahsyat. Ia mengetuk dan dan menggugah hati manusia agar takut menghadapi hari Qiyamat. Ia merupakan suatu peringatan dan berita gerun yang tidak ada tolok bandingnya. Kata Muqatil.”Sesungguhnya surah ini memberi ancaman terhadap musuh-musuh Allah dengan azab. Adapun para auliya'Nya, mereka menikmati ketenteraman hati menghadapinya”.
Lafaz al-Qari'ah, bunyinya serta semua hurufnya turun memberi bayangan yang selaras dengan kesan-kesan Qiamat yang berlaku. Lafaz al-Qari'ah adalah sama dengan nama-nama Qiamat yang lain sepertiAs-Saakhkhah, al-Haqqah, dan al-Ghaasyiyah.
SURAH AL-ZALZALAH
Saat bumi berguncang dan saat itu bumi mengeluarkan apa yang dikandungnya. Itulah di antara kejadian pada hari kiamat yang akan kita telaah pada tafsir surat Al Zalzalah kali ini.
Allah Ta’ala berfirman,
إِذَا زُلْزِلَتِ الْأَرْضُ زِلْزَالَهَا (1) وَأَخْرَجَتِ الْأَرْضُ أَثْقَالَهَا (2) وَقَالَ الْإِنْسَانُ مَا لَهَا (3) يَوْمَئِذٍ تُحَدِّثُ أَخْبَارَهَا (4) بِأَنَّ رَبَّكَ أَوْحَى لَهَا (5) يَوْمَئِذٍ يَصْدُرُ النَّاسُ أَشْتَاتًا لِيُرَوْا أَعْمَالَهُمْ (6)
فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ (7) وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ (8)
“Apabila bumi digoncangkan dengan goncangan (yang dahsyat), dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya, dan manusia bertanya: “Mengapa bumi (menjadi begini)?”, pada hari itu bumi menceritakan beritanya, karena sesungguhnya Rabbmu telah memerintahkan (yang sedemikian itu) kepadanya. Pada hari itu manusia ke luar dari kuburnya dalam keadaan bermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka. Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan sekecil apa pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sekecil apa pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.” (QS. Al Zalzalah: 1-8)
SEMOGA BERMANFAAT
